
bestmedia.id – Asam urat merupakan salah satu penyakit yang sering dikaitkan dengan pola makan yang tidak sehat. Penyakit ini terjadi ketika kadar asam urat dalam darah meningkat dan membentuk kristal di persendian, menyebabkan rasa nyeri dan peradangan. Salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap kondisi ini adalah konsumsi makanan yang tinggi purin, yaitu senyawa alami yang dipecah tubuh menjadi asam urat.
Meskipun tubuh memiliki mekanisme alami untuk membuang kelebihan asam urat melalui ginjal, konsumsi makanan tertentu dalam jumlah berlebihan dapat mengganggu keseimbangan ini dan menyebabkan kadar asam urat meningkat. Berikut adalah empat jenis makanan yang dapat memicu peningkatan kadar asam urat dan sebaiknya dikonsumsi dengan bijak.
1. Daging Merah
Daging merah, seperti daging sapi, kambing, dan domba, mengandung purin dalam jumlah yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, daging merah dapat meningkatkan produksi asam urat dalam tubuh.
Meskipun daging merah mengandung protein dan zat besi yang baik untuk kesehatan, penderita asam urat atau mereka yang memiliki risiko tinggi terhadap penyakit ini disarankan untuk membatasi konsumsinya. Sebagai alternatif, bisa memilih sumber protein lain seperti ayam tanpa kulit atau ikan rendah purin.
2. Jeroan
Jeroan, termasuk hati, ginjal, otak, dan usus, memiliki kadar purin yang sangat tinggi. Konsumsi jeroan secara berlebihan dapat meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh secara signifikan, yang berisiko menyebabkan serangan asam urat mendadak.
Meskipun beberapa orang menyukai jeroan karena rasanya yang khas dan kandungan nutrisinya, bagi mereka yang rentan terhadap asam urat, sebaiknya hindari makanan ini atau batasi konsumsinya agar tidak memicu peradangan pada persendian.
3. Makanan Laut (Seafood)
Beberapa jenis makanan laut seperti kerang, udang, kepiting, dan ikan sarden memiliki kandungan purin yang cukup tinggi. Konsumsi makanan ini dalam jumlah banyak dapat menyebabkan peningkatan kadar asam urat dalam darah.
Namun, tidak semua jenis seafood harus dihindari. Ikan seperti salmon atau tuna dalam jumlah wajar masih bisa dikonsumsi. Jika Anda memiliki riwayat asam urat, penting untuk mengontrol porsi makanan laut yang dikonsumsi agar tidak berlebihan.
4. Minuman Beralkohol dan Manis
Minuman juga berkontribusi terhadap peningkatan kadar asam urat dalam tubuh. Bir dan minuman beralkohol lainnya diketahui memiliki kandungan purin yang tinggi dan dapat menghambat kemampuan tubuh dalam membuang asam urat.
Selain alkohol, minuman tinggi gula seperti soda dan jus buah kemasan yang mengandung fruktosa juga bisa memicu peningkatan kadar asam urat. Fruktosa dalam minuman ini dapat merangsang produksi asam urat yang berlebihan, sehingga meningkatkan risiko serangan asam urat.
Cara Mencegah Peningkatan Asam Urat
Untuk mengontrol kadar asam urat dalam tubuh, penting untuk menerapkan pola hidup sehat. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:
- Perbanyak Konsumsi Air Putih
Air putih membantu ginjal dalam membuang kelebihan asam urat dari tubuh melalui urin. Pastikan untuk minum setidaknya 2 liter air per hari. - Konsumsi Buah dan Sayur
Beberapa buah seperti ceri dan apel diketahui memiliki manfaat dalam membantu mengurangi kadar asam urat. - Batasi Makanan Berlemak
Makanan yang tinggi lemak jenuh dapat menghambat pembuangan asam urat oleh ginjal. Oleh karena itu, batasi konsumsi makanan cepat saji dan gorengan. - Rutin Berolahraga
Aktivitas fisik membantu menjaga berat badan tetap ideal dan mengurangi risiko peningkatan kadar asam urat.
Kesimpulan
Asam urat dapat dipicu oleh konsumsi makanan tinggi purin seperti daging merah, jeroan, seafood, serta minuman beralkohol dan manis. Untuk mencegah peningkatan kadar asam urat, sebaiknya batasi konsumsi makanan tersebut dan terapkan pola hidup sehat. Dengan menjaga pola makan dan kebiasaan hidup, risiko asam urat dapat diminimalisir sehingga kesehatan persendian tetap terjaga.